Tangis Tawa di Seutas Tali Pengikat Kunci Emas untuk Keluarga UPS Tegal



Mahasiswa semester lima Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pancasakti (UPS) Tegal  melakukan serangkaian kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) pada 13-17 November 2018, yang diikuti oleh puluhan mahasiswa dan beberapa dosen pendamping yang di jadwalkan di dua kota yaitu Jakarta dan Bandung. Di Jakarta melakukan kunjungan ke Kementrian KOMINFO Jakarta dan di lanjut ke Mullen Lowe (Perusahaan Pembuatan Iklan), kemudian tanggal 15-16 November 2018 menuju ke tempat wisata yang ada di Bandung seperti Floting Market, Farm House, TSB dan terakhir di Cibaduyut (pusat perbelanjaan oleh-oleh).
Dari beberapa kunjungan KKL tersebut bagi saya yang paling berkenan adalah berkunjung kedinas Kementrian KOMINFO (Komunikasi dan informatika) Republik Indonesia Jakarta karena Kehadiran rombongan mahasiswa Ilmu Komunikasi pada Rabu 14 November 2018 pukul 08.00 pagi disambut hangat oleh Kepala Humas Ferdinan, Sugeng Supromo dan seluruh jajaran Kementrian KOMINFO di kantornya jalan Medan Merdeka Barat No.9 Jakarta.Selain itu bagi saya dalam kunjungan tersebut ada dua hal yang komplit yang mana ada (SS)  Senang dan Sedihnya.
Dari segi senangnya teman-teman mahasiswa Ilmu Komunikasi berjumpa dengan tempat-teman baru dari mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, kemudian saya dan teman mahasiswa lainnya juga dapat mengenal lebih jauh tentang Dinas Komunikasi dan Informatika terutama yang berkaitan dengan Ilmu Komunikasi, dalam kunjungannya tersebut  saya juga menagkap beberapa penjelasan mengenai apa itu kominfo dan tugas kominfo dalam membuat kebijakan, seperti diadakannya program aduan konten sebagai wadah masyarakat untuk mengeluhkan konten negatif yang tersebar di media sosial. Teman-teman mahasiswa juga banyak mendapatkan wawasan dengan keaktifan bertanya dari mahasiswa Ilmu Komunikasi  mengenai internet sehat, berita hoax (salah), mengatasi berita hoax, dan pemahaman pelanggran di media sosial atau dunia maya berdasarkan UU ITE. Dan yang paling TOP ada salah satu pertanyaan dan ajakan  dari salah satu dosen Ilmu komunikasi UPS Tegal yaitu Diryo Suparto, M.Si mengenai kerja sama antara mahasiswa UPS Tegal terutama mahasiswa Ilmu Komunikasi dan dari pihak Kementrian Kominfo menjawab dengan tegas “Menerima kerjasama tersebut dengan syarat mampu menyampaikan kebijakan dari Kementrian KOMINFO dan bisa membuat kebijakan untuk mengatur masyarakat lebih sehat dan cerdas dalam menggunakan teknologi serta bagaimana membuat rumusan pesan kepada masyarakat” tutur Sugeng Supromo. Mahasiswa Ilmu Komunikasi juga diijinkan magang di Kominfo Jakarta.
Dan dari sedihnya adalah sangat simpel, yaitu waktu ditanya oleh Bapak Sugeng Supromo, yang menayakan adanya ketersediaan sebuah radio yang ada atau yang dimiliki oleh Ilmu Komunikasi Uiversitas Pancasakti Tegal, yang mana untuk menjawab pertanyaan tersebut jurus murah senyum dari dosen dan seluruh mahasiswa karena tak mampu menjwab (jawab "IYA AD", taku dosa/ nyatanya memang tidak punya dan mau jawab "TIDAK ADA" kesannya juga malu untuk mengakui) jadi untuk menjawab pertanyaan tersebut cukup dengan senyum pahit yang dipaksakan agar manis.
Selain itu mahasiswa juga diberi masukan dan semangat oleh Kepala Humas Ferdian “bahwa kita tidak boleh mudah menyerah dan wajib menghormati setiap mahkhluk ciptaan tuhan siapapun dan apapun, karena dengan itu makhluk tuhan yang lain juga akan menghormati kita”.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

13 PANCURAN SEMBURAN NAGA

GUCI PELANGINE TEGAL